Anak² Suriah, saudara atau hanya Musa'adah?

Di Sudan, satu hal baru yang kita temukan. Hampir di seluruh sudut tempat akan ada peminta-minta, yang disini disebut Muasa'adah. Dari banyaknya musa'adah Sudan, nggak jarang juga kita lihat musa'adah dengan kulit agak putih, dengan hidung mancung. Ya, mereka adalah Musa'adah Suriah. Dari ibu-ibu, juga banyak anak² kecil Suriah. Baju mereka lusuh, kulitnya kusam penuh debu dengan rambut yang jarang terjamah air apalagi shampo.


Menengok beberapa tahun kebelakang, jauh sebelum kita berada di Sudan. Kita pernah menggaungkan satu hastag yang amat viral, #SaveAleppo. Hastag yang kita gaungkan dengan lantang. Dengan caption "saudara muslim" untuk menyebut rakyat Suriah yang kita sayang. Dengan penuh rasa iba kita klik tombol posting untuk menyuarakan keadilan bagi mereka rakyat Suriah.

Hari ini, di tanah Sudan ini, Allah pertemukan kita dengan mereka. Secara langsung. Tidak lagi berupa foto mereka di layar HP kita. Tidak lagi suara tangis mereka di galeri HP kita. Tidak. Kini kita melihat di depan mata, kita mendengar dengan telinga yang sangat dekat dengan sumber tangisnya.

Anak suriah. Yang dulu ingin kita bantu namun terhalang jarak. Yang ingin kita kasihi tapi tak kita temukan raganya. Anak suriah itu, kini ada di hadapan kita.

Kalau sekarang sikap kita acuh, tidak muncul sedikitpun rasa iba, maka mari kita bertanya pada hati masing-masing. Apakah mereka masih saudara muslim, atau sekedar musa'adah di mata kita, di hati kita?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#gasemuatau. Nyerah atau beresin amanah?

Hari Pertama Evakuasi

Mental Juara