Gowes di Khartoum, Sudan.

Dimulai dengan sarapan capati jam 7 pagi, lanjut kumpul ke masjid atiq untuk persiapan berangkat. Hari ini kami 12 orang bikers indonesia di Sudan berencana untuk gowes bareng ke masjid Majma Nur, masjid dengan arsitektur turki di pusat kota Khartoum, Sudan.

Setelah briefing yang disampaikan Bang Panggi sebagai ketua bikers, kami mulai perjalanan pada pukul 08.00 CAT. Kami bentuk satu barisan lurus di sisi kanan jalan, dengan posisi paling depan di isi oleh bang syawal, dan paling akhir oleh Bang Panggi. Saya sendiri ambil urutan keempat dari belakang dengan harapan bisa melihat indahnya barisan sepeda kami. Udara musim dingin dan debu khas timur tengah menemani setiap kayuhan kaki kami dengan syahdunya. Di tengah perjalanan kaki saya sempat kesemutan, untunglah tidak sampai keram.

Di perjalanan kami melewati rumah sakit, bandara internasional Sudan dan yang paling keren yaitu jembatan diatas sungai Nil yang besar. Hampir 1 jam perjalanan, kami mulai memasuki pusat kota khartoum untuk selanjutnya sampai di tujuan yaitu masjid Majma Nur. Diluar dugaan kami sampai di tujuan pada pukul 08.58 CAT.

Di masjid dengan nuansa turki ini kami ambil gambar sebagai kenangan. Dari foto sendiri juga foto beramai-ramai dengan sepeda. Melihat cuaca yang cerah dan waktu yang masih panjang, kami putuskan untuk menyambangi satu lokasi lagi yaitu kebun binatang Coco Zoo. Kurang lebih 15 menit perjalanan kami sudah sampai di lokasi. Tarif kebun binatang ini tergolong murah, hanya 20 pound Sudan atau sekitar 4 ribu rupiah.

Di dalam kebun binatang ini cukup banyak hewan yang menarik perhatian. Mulai dari berbagai jenis kera, Singa, buaya, ular, kuda, unta, burung unta dan masih banyak yang lain. Sekitar pukul 11.00 CAT kami istirahat di mushola kebun binatang sampai waktu dzuhur tiba. Tanpa disangka, pengurus mushola menyuruh saya menjadi imam. Dengan sungkan akhirnya saya maju menjadi imam. Setelah sholat kami sekali lagi melihat hewan-hewan untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan pulang. Tapi sebelum keluar dari kebun binatang, tiba-tiba ada sekeluarga Sudan yang minta anaknya di gendong oleh saya dan ambil foto bersama.






Dalam perjalanan pulang ada beberapa hal menarik. Dari warga sekitar yang melihat kami dengan antusias, beberapa orang yang iseng memanggil kami "korona", virus yang sedang menyebar dari China. Mungkin mereka kira kami dari China. Oh iya, di tengah perjalanan pulang ada dua anak Sudan yang bersepeda masuk ke dalam barisan kami untuk ikut bersama mengayuh sepeda sampai kurang lebih 2 kilometer. Kami juga sempat berhenti untuk ambil gambar di atas sungai Nil dan KBRI. Pukul 14.47 CAT alhamdulillah kami sudah sampai lagi di jamiah dengan selamat.

Hari yang berkesan. Sensasi luar biasa menikmati bumi afrika dengan mengayuh sepeda.
_
International University Of Afrika
Sabtu, 1 Februari 2020.
_
Jangan lupa baca juga kiriman lainnya🤝

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#gasemuatau. Nyerah atau beresin amanah?

Hari Pertama Evakuasi

Mental Juara