Coba lagi, dengan usaha melangit tinggi
Kamu yang pernah rela begadang
Kamu yang pernah nahan perut keroncongan
Kamu yang pernah berjuang mati-matian
Kamu yang biasanya bangun shubuh untuk belajar, dan tidur larut malam untuk terus berjuang. Sekarang termenung dalam kekecewaan.
Kamu tak seperti biasanya lagi
Berbaring lesu didalam kamar
Murung sendiri tak karu-karuan
Kamu marah dengan takdir?
Atas harapan mu yang tak sesuai kenyataan?
Kamu minta yang terbaik, tapi seakan diberi sebaliknya.
Bukan begitu, Tuhan tak sejahat pikiranmu.
Jangan pikir doa-doa mu selama ini tak didengar. Tuhan hanya kagum dengan perjuangan mu. Ia ingin melihat perjuangan itu lagi, lalu Dia beri takdir terindah padamu nanti.
Maka perlihatkanlah padaNya, kau akan mencoba lagi, dengan usaha melangit tinggi.
Bersama doa yang lebih sungguh, hingga arsy-Nya bergemuruh.
"Kegagalan mu yang berkali-kali, adalah tanda bahwa kamu sudah mencoba berulang kali. Kamu hebat, yakinlah keberhasilan itu semakin dekat."
Kamu yang pernah nahan perut keroncongan
Kamu yang pernah berjuang mati-matian
Kamu yang biasanya bangun shubuh untuk belajar, dan tidur larut malam untuk terus berjuang. Sekarang termenung dalam kekecewaan.
Kamu tak seperti biasanya lagi
Berbaring lesu didalam kamar
Murung sendiri tak karu-karuan
Kamu marah dengan takdir?
Atas harapan mu yang tak sesuai kenyataan?
Kamu minta yang terbaik, tapi seakan diberi sebaliknya.
Bukan begitu, Tuhan tak sejahat pikiranmu.
Jangan pikir doa-doa mu selama ini tak didengar. Tuhan hanya kagum dengan perjuangan mu. Ia ingin melihat perjuangan itu lagi, lalu Dia beri takdir terindah padamu nanti.
Maka perlihatkanlah padaNya, kau akan mencoba lagi, dengan usaha melangit tinggi.
Bersama doa yang lebih sungguh, hingga arsy-Nya bergemuruh.
"Kegagalan mu yang berkali-kali, adalah tanda bahwa kamu sudah mencoba berulang kali. Kamu hebat, yakinlah keberhasilan itu semakin dekat."
Komentar
Posting Komentar