Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Bisakah Kita Bertahan?

"Na, menurut kamu bisa ngga kita bertahan? Bisa ngga kita tetap menjadi kita walau jarak memisahkan?" Ucap Tiyo pada Arina ketika bertemu di kafe tempat mereka pertama kali mengikat rasa, sehari sebelum keberangkatannya ke Kuala Lumpur. Arina tampak gugup. Hening. Arina belum menjawab, ia justru kembali meminum es kopi kesukaannya untuk yang kesekian kali. "Na" . Seru Tiyo yang menunggu jawaban. "Oh, iya Yo?" Kata Arina masih sedikit gugup. "Gimana menurut kamu Na soal huhungan kita? Kamu yakin kan kita bisa bertahan?" Sepersekian detik berlalu. Arina menatap mata Tiyo untuk menjawab. "Yo, sebenarnya di titik ini aku justru ingin mengakhiri" kini Arina tak berani lagi menatap mata Tiyo. Membayangkan raut wajah Tiyo yang pasti kaget akan membuat ia merasa bersalah. Walau di sisi lain, Arina juga merasa lega. Benar saja. Tiyo terkejut mendengar jawaban singkat Arina. "Na? Apa kamu kira perasaan kita ngga cukup kuat untuk...