Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Sepotong pemandangan manis di pasar Sudan

Di Sudan, kita akan mudah menemukan tikar-tikar yang digelar ditengah pasar. Atau juga sebuah bilik sederhana dari daun-daun kering dan beralas tanah. Tidak lain, tikar dan bilik itu adalah tempat sholat yang digunakan para penjual dan pembeli yang sedang bermuamalah. Ketika adzan berkumandang dari masjid yang berjarak cukup jauh dari pasar, para pedagang dan pembeli satu persatu mendekati tikar-tikar. Berwudhu dengan botol berisi air yang sudah tersedia. Saya juga belum tau siapa yang mengisi botol-botol itu. Yang jelas, siapa yang mau berwudhu tinggal pakai air itu. Tidak ada yang menjaga apalagi yang menarik uang bayaran. Sholat segera dilaksanakan. Berjamaah di tengah hiruk pikuk kebisingan. Karena tempat yang terbatas, maka sholat berjamaah dilakukan bergiliran, bergantian sampai selesai. Suatu pemandangan yang menyejukkan mata juga hati. Di tengah pasar yang sangat sederhana, ada hati manusia yang selalu mengingat tuhannya. *karena satu dan lain hal, gambar belum berhasil kami se...

Malam sebelum mati

Tanpa minum dan makan, tanpa susu dari induknya. Berhari-hari sudah bayi kucing imut itu mengeong dan berjalan tanpa arah tujuan. Mungkin ia mencari ibunya, tapi matanya sulit terbuka, tertutup rapat oleh kotoran yang harusnya dibersihkan dengan jilatan kasih sayang ibunya. Kubersihkan mata itu dengan handuk basah. Sesekali matanya terbuka. Badannya tampak menggigil karena terkena air dari handuk yg basah. Kulap dengan sisi lain handuk agar kering. Ku beri air seakan tak mau. Kuberi susu juga tak diminum. Saat kutulis ini, tiba-tiba ia berhenti mengeong dan berhenti berjalan. Tampak asik belajar "menjilat" bulu-bulunya, juga sesekali menggaruk kepala dengan kaki belakangnya. Berhari-hari ku tau ia belum minum dan makan kecuali air yang kupaksa masuk dalam mulutnya. Sesekali tubuhnya bergetar hebat seperti sekarat. Ia bukan bayi kucing yang pertama kali. Beberapa kal bayi kucing tiba-tiba ada di koridor asrama tanpa induk. Bayi kucing yang sebelumnya sudah mati, terkapar tanpa...

Anak² Suriah, saudara atau hanya Musa'adah?

Di Sudan, satu hal baru yang kita temukan. Hampir di seluruh sudut tempat akan ada peminta-minta, yang disini disebut Muasa'adah. Dari banyaknya musa'adah Sudan, nggak jarang juga kita lihat musa'adah dengan kulit agak putih, dengan hidung mancung. Ya, mereka adalah Musa'adah Suriah. Dari ibu-ibu, juga banyak anak² kecil Suriah. Baju mereka lusuh, kulitnya kusam penuh debu dengan rambut yang jarang terjamah air apalagi shampo. Menengok beberapa tahun kebelakang, jauh sebelum kita berada di Sudan. Kita pernah menggaungkan satu hastag yang amat viral, #SaveAleppo. Hastag yang kita gaungkan dengan lantang. Dengan caption "saudara muslim" untuk menyebut rakyat Suriah yang kita sayang. Dengan penuh rasa iba kita klik tombol posting untuk menyuarakan keadilan bagi mereka rakyat Suriah. Hari ini, di tanah Sudan ini, Allah pertemukan kita dengan mereka. Secara langsung. Tidak lagi berupa foto mereka di layar HP kita. Tidak lagi suara tangis mereka di galeri HP kit...